Kamis, 03 Januari 2008

Advence organizer

MODEL PEMBELAJARAN ADVENCE ORGANIZER

A. Pengertian

Model pembelajaran advance organizer merupakan suatu cara belajar untuk memperoleh pengetahuan baru yang dikaitkan dengan pengetahuan yang telah ada pada pembelajaran, artinya setiap pengetahuan mempunyai struktur konsep tertentu yang membentuk kerangka dari system pemprosesan informasi yang dikembangkan dalam pengetahuan ( ilmu ) itu. Metode ini dikembangkan oleh David Ausubal dan menurut beliau model ini ada model belajar bermakna.

B. Tujuan

Model pembelajaran advance organizer bertujuan untuk memperkuat struktur kognitif siswa dab menambah daya ingat (retensi) siswa terhadap informasi yang bersifat baru.

C. Teknik Pelaksanaan

Pertama-tama guru menyajikan kerangka konsep yang umum dan menyeluruh untuk kemudian dilanjutkan dengan peryataan informasi yang lebih spesifik. Kerangka umum (organizer) tersebut berfungsi sebagai penyusun yang mengorganisasikan semua informasi selanjutnya yang akan diasimilasikan oleh siswa, sehingga siswa dapat menjelaskan mengintegrasikan dan menghubungkan materi dengan materi yang telah dimiliki sebelumnya.

D. Bentuk

Bentuk Model pembelajaran advance organizer terbagi menjadi dua bentuk yaitu:

    1. Expository advance organizer

Dirancang jika akan menjelaskan suatu gagasan umum yang memiliki beberapa bagian yang saling berhubungan. Bentuk ini bertujuan untuk membantu memperluas pemahaman konsep bagi siswa. Contoh, jika kita ingin menjelaskan tentang fungsi jaringan tumbuhan terlebih dahulu dijelaskan tentang struktur jaringan tumbuhan.

    1. Comparatif advance organizer

Dirancang untuk mengintrgrasikan konsep baru dengan konsep lama yang telah siswa miliki dalam struktur kognitifnya. Benyuk ini bertujuan mempertajam dan memprluas pemahaman konsep. Contoh, konsep kultur jaringan berhubungan dengan jaringan tumbuhan, untk itu jika kita ingin menjelaskan kultur jaringan, melalui pemahaman terhadap perbandingan antara pemahaman konsep struktur dan fungsi jaringan tumbuhan (konsep lama) dengan konsep kultur jaringan (konsep baru) maka siswa akan mengintegrasikan konsep baru tersebut.

E. Langkah-Langkah

Adapun langkah-langkah dalam Model pembelajaran advance organizer terdiri dari tiga fase yang saling berkaitan yaitu:

  1. Penyajian advance organizer

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam fase ini adalah sebagai berikut,

a. Mengklarifikasikan tujuan pengajran

Dalam hal ini dimaksudkan untuk membangun perhatian peserta didik dan menuntun mereka pada tujuan pembelajaran dimana keduanya merupakan hal penting untuk membantu terciptanya belajar bermakna.

b. Menyajikan organizer

Dalam menyajikan organizer (kerangka konsep) terdapat beberapa hal yang penting yang harus dilakukan yaitu:

1. Mengidentifikasi atrbut

2. Memberi contoh-comntoh

3. Menyediakan mengatur suasana konsep

4. Mengulang

Penyajian kerangka konsep yang umum dan menyeluruh untuk kemudian dilanjutkan dengan penyajian informasi yang lebih spesifik. Ganbaran konsep/proposisi yang utama harus dikemukakan secara jelas dan hati-hati sehingga siswa mau melakukan eksplorasi baik berupa tanggapan maupun mengajukan contoh-contoh. Mulai memasuki kegiatan penyajian materi ( bagian ini diterapkan beberapa kali dalam kontek berbeda agar siswa dapat memperluas wawasan).

c. Memancing dan mendorong pengetahuan dan pengalaman dari siswa

Pada bagian ini peran aktif siswa tampak dalam bentuk memberikan respon terhadap presentasi organisasi yang diberikan guru.

  1. Penyajian bahan pelajaran

Sebelum menyajikan bahan pelajaran ada beberapa hal yang perlu dilakukan:

- Membuat organisasi secara tegas.

- Membuat urutan bahan pelajaran secara logis dan eksplisit

- Memelihara suasana agar penuh perhatian

- Menyajikan bahan.

Fase kedua ini dapat dikembangkan dalam bentuk diskusi, ekspositori, atau siswa memperhatkan gambar-gambar, melakukan percobaan atau membaca teks, yang masing-masing diarahkan pada tujuan pengajaran yang ditunjukan pada langkah pertama, pengembangan system hirarki dalam PBM dapat dilaksanakan dengan cara:

a. Diferensiasi progesif

Suatu proses mengarahkan masalah poko menjadi bagian-bagian yang lebh rinci dan khusus. Guru dalam mengajarkan konsep-konsep ari yang paling ingklusif kemudian konsep yang kurang ingklusif setelah itu baru yang khusus seperti contoh-contoh.

b. Rekonsiliasi integrative

Pengetahuan baru yang harus dihubungkan dengan isi materi pelajaran sebelumnya. Penyusuna ini berguna untuk mengatasi tau mengurangi pertentanga kognitif

  1. Penguatan Organisasi Kognitif

Tujuan fase ketiga ini mengaitkan materi belajar yang baru dengan struktur kognitif siswa. Ausubel mengidentifikasikan menjadi empat aktifitas, yaitu:

  1. Menggunakan prisi-prinsip rekonsiliasi intergratif.

Aktiditas ini mempertemukan materi belajar yang baru dengan struktur kognitif siswa. Dapat dikembangkan oleg guru melalui,

- Mengingatkan siswa tentang gambaran menyeluruh gagasan/ide

- Menanyakan ringkasan dari atribut materi pelajaran yang baru

- Mengulangi defenisi secara tepat

- Menanyakan perbedaan aspek-aspek yang terdapat dalam materi

- Menanykan bagaimanamateri pelajaran mendukung konsep atau preposisi yang baru digunakan.

  1. Meningkatkan kegiatan belajar (belajar menerima)

Dapat dilakukan dengan cara

- Siswa menggambarkan materi baru dengan menghubungkannya melalui salah satu aspek pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya.

- Siswa memberi contoh-contoh terhadap konsep yang berhubungan dengan materi

- Siswa menceritakan kembali dengan menggunakan kerangka referensi yang dimiliki

- Siswa menghubungkan materi dengan pengalaman atau pengetahuan yang dimilikinya

  1. Meningkatkan pendekatan kritis tentang bahasan pokok.

Dilakukan dengan menanyakan kepada siswa tentang asumsi atau pendapatnya yang berhubungan dengan materi pelajaran. Guru memberikan pertibangan dan tentangan tehadap pendapat tersebut dan meyatukan kontradksi apabila terjadi silang pendapat.

  1. Mengklarifkasikan
Guru dapat melakukan klarifikasi dengan cara memeri tambahan informasi baru ata mengaplikasikan gagasan ke dalam situasi baru atau contoh lain.

Sejarah kembar siam

Sejarah Kembar Siam

KENDATI keduanya menunjukkan sikap optimis bisa melewati operasi pemisahan, kembar siam asal Republik Islam Iran, Laleh dan Ladan Bijani akhirnya meninggal dalam operasi di RS Raffles Singapura, Selasa (8/7).

Dalam rekaman sejarah, manusia yang ditakdirkan lahir sebagai kembar siam lebih dimunculkan dalam sosok mitos. Mereka dianggap sebagai dewa dan pada sisi ekstrem lain dipandang sebagai monster. Banyak di antara mereka yang bergabung dengan pertunjukan sirkus, menjadi tontonan di seluruh dunia. Di bawah ini, beberapa kembar siam paling terkenal dan sempat terekam dalam catatan sejarah.

945 SM

Pasangan kembar siam pertama yang tercatat lahir di Armenia. Kembar siam laki-laki itu bersatu pinggang hingga dada. Salah satu dari keduanya meninggal pada upaya pembedahan untuk memisahkan mereka. Kembar yang satunya menyusul tiga hari kemudian.

1100

Mary dan Eliza Chulkhurst dianggap sebagai kembar siam awal paling terkenal yang sempat terdokumentasikan. Keduanya kemudian terkenal dengan nama the Biddenden Maids dari Biddenden Kent, Inggris. Catatan yang ada menggambarkan keduanya menyatu dari paha hingga bahu. Namun, laporan lainnya menyatakan mereka adalah kembar pygopagus (menyatu pada bokong). Keduanya hidup selama 34 tahun. Saat kembar pertama mati, yang lainnya menyusul beberapa jam kemudian dan sempat berkata, "kami hadir bersama dan akan pergi bersama pula".

1689

Dokter bedah asal Jerman, G. Konig melakukan operasi pemisahan kembar siam pertama yang berhasil.

1811

Kemunculan nama "kembar siam" agaknya bermula dari keberadaan saudara kembar Eng dan Chang Bunker yang memang lahir di Siam (sekarang Thailand). Mereka disatukan pada pinggang oleh sebuah "tabung" dengan panjang 3,25 inchi dan diameter 1,5 inchi. Saat muda mereka dihabiskan untuk menolong sang ibu dan setelah dewasa menjadi anggota pertunjukan hingga dijuluki "Laki-Kali Ganda dari Siam". Keduanya menikahi kakak beradik Sallie dan Adelaide Yates, dan menjadi ayah bagi 21 anak. Pada 1874, Chang terbangun dan menyadari Eng telah meninggal. Beberapa jam kemudian, ia menyusul.

1851

Millie dan Christine McCoy adalah kembar siam yang lahir dari keluarga budak di North Carolina. Mereka terpisah dari keluarga dan dijual beberapa kali. Pemilih terakhir mempertemukan mereka dengan keluarga. Keduanya terkenal dengan julukan "Nyonya Dua Kepala" atau "Two-Headed Nightingale". Keduanya disebut-sebut fasih lima bahasa dan berkeliling dunia sebagai pianis, penyanyi, dan penari. Tahun 1912, pada ulang tahun ke-61, Millie meninggal karena TBC. Christine menyusul esoknya.

1908

Daisy dan Violet Hilton menyatu pada pinggul. Setelah sempat menjadi budak yang dipaksa mempertontonkan "keanehan" mereka, keduanya berhasil meniti karier dalam bidang show bussine. Mereka bermain di panggung Broadway dan membintangi dua film "Freaks" (1932) and "Chained for Life" (1951). Mereka meninggal pada 1969.

1949

Los Angeles adalah tempat kelahiran kembar siam Yvonne dan Yvette MacArthur yang menyatu di kepala. Otak mereka terpisah namun harus berbagi sistem sirkulasi darah. Kendala keuangan karena tagihan pengobatan membuat ibu mereka membawanya ke pertunjukan sirkus bertahun-tahun. Mereka tumbuh dan menjadi penyanyi rohani yang berhasil. Pada usia 38 tahun keduanya mendaftar di sekolah perawat. Keduanya keduanya meninggal tahun 1933, beberapa bulan setelah kelulusan.(Erkus/Twinstuff/Zygote)***

Sumber; http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/0703/10/cakrawala/kilas_iptek.htm